Plt Kadispora Kukar Buka Kejuaraan Seni Tarung Tradisi

img

Pembukaan kejuaraan seni tarung tradisi.

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Arkan Camp menggelar Kejuaraan Amatir dan Profesional Seni Tarung Tradisi (Asta) yang dilangsungkan di kawasan CBD Bawah Jembatan Kutai Kartanegara, Rabu (5/1/2022).

Kejuaraan tersebut dibuka oleh Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar Fida Hurasani, dihadiri Ketua Koni Kukar Rahman, Ketua Harian Pengurus Besar Asta Indonesia Roni Abdurrahman.

Fida Hurasani mengatakan, pertandingan ini tujuannya untuk mencari potensi atlet, karena kedepan ada pertandingan nasional yakni Pornas pada Juli 2022, di Palembang.

"Pertandingan Asta ini baru pertama kali di Kukar, Asta ini merupakan pertandingan yang di design dengan aturan yang mengikat yang menonjolkan seni tarung tradisionalnya" kata Fida Hurasani kepada media.

Pertandingan ini diikuti para atlet se Kaltim, namun ada satu atlet asal Bali yang mengikuti pertandingan Asta di Kukar. Antusias para atlet untuk mengikuti pertandingan Asta sangat luar biasa.

"Kami berharap pertandingan ini berjalan dengan baik, tetap sportif, saling menghargai, dan tentunya bisa memberikan dampak positif terhadap beberapa sektor yang ada di Kukar, seperti menghidupkan UMKM, kunjungan tamu Hotel, dan lainnya" sebutnya.

Dijadwalkan pelaksanaan kejuaraan dihelat mulai Rabu 5 Januari 2022 hingga 8 Januari 2022.

Sementara itu Ketua Harian Pengurus Besar Asta Indonesia Roni Abdurrahman menambahkan, dalam kejuaraan Asta untuk merebutkan sabuk H Alif Turiadi yang merupakan Ketua Umum Asta Kaltim, ada 2 kategori yakni kategori amatir dan profesional.

"Ada beberapa kelas yang dipertandingkan yaitu putra kelas 45, 48, 52, 56, 61 Kg, 65, 70, 77, 83, dan 93 Kg, sedangkan kelas putri hanya sampai 70 Kg. Pertandinga hari ini merupakan penyisihan partai profesional" ujar Roni Abdurrahman

Tambah dia, besok (Kamis) tahap semi final profesional ada 2 partai nantinya, kemudian akan dipertandingkan untuk merebutkan sabuk H Alif Turiadi dan Arkan Fight Champion ship. Disaat pertandingan terakhir, para atlet yang bertanding tidak memakai pelindung diri (safety body protector).

"Pertandingan ini dilaksanakan selama 3 hari, sejak 5 sampai 8 Januari 2022, jumlah atlet yang mengikuti Asta Indonesia ada 60 peserta baik profesional maupun amatir, dan dari Kukar ada 19 peserta yang terdiri dari 1 atlet profesional dan 18 amatir" ungkapnya

Dikatakan Roni, Asta merupakan gabungan  semua beladiri, tujuannya untuk menghargai semua beladiri yang ada saat ini seperti bisa pukul, tendang, banting, dan pada saat dibawah tidak boleh dipukul.

"Karena ini tradisi Indonesia, maka dari itu dinamakan Amatir ,profesional, Seni Tarung, Tradisional (Asta), untuk bisa saling menghargai, dengan hastag berbudaya, bermartabat, dan beretika" pungkasnya.(*riz)